Franchise Ai Cha: Harga Kemitraan & Estimasi Profit

Tren kuliner minuman dingin di Indonesia seolah tidak pernah menemui titik jenuh. Salah satu pemain besar yang kini mencuri perhatian banyak calon investor adalah franchise Ai Cha. Sejak kehadirannya di tanah air, merek ini langsung menjadi penantang serius bagi dominasi brand es krim asal Tiongkok lainnya. Fenomena antrean panjang di berbagai gerai menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap produk es krim dan teh berkualitas masih sangat tinggi.
Bagi pengusaha yang sedang mencari peluang investasi, memahami seluk-beluk bisnis ini merupakan langkah awal yang krusial. Anda tentu ingin mengetahui berapa modal yang harus disiapkan serta seberapa cepat dana tersebut bisa kembali. Artikel ini akan mengupas secara mendalam mengenai struktur biaya dan potensi pendapatan jika Anda memutuskan untuk bergabung dengan jaringan kemitraan ini.
Mengenal Lebih Dekat Brand Ai Cha
Sebelum membahas angka, mari kita lihat sekilas profil perusahaan yang sedang naik daun ini. Nama Ai Cha sendiri berasal dari karakter bahasa Mandarin “Ai” yang berarti cinta dan “Cha” yang berarti teh. Brand ini didirikan oleh Lie bersaudara pada tahun 2019 dan mulai merambah pasar Indonesia dengan sangat agresif. Fokus utama mereka adalah menyajikan menu es krim lembut dan minuman teh dengan bahan baku premium namun tetap terjangkau.
Banyak orang sering membandingkan franchise Ai Cha dengan kompetitor utamanya, Mixue. Meskipun sekilas serupa, merek ini memiliki ciri khas pada varian menunya yang lebih berani dalam mengeksplorasi rasa buah dan teh autentik. Keunggulan ini membuat mereka mampu menarik segmen pasar yang lebih luas, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Pertumbuhan jumlah gerai yang masif di kota-kota besar menjadi bukti kuat bahwa sistem bisnis mereka telah teruji dan diterima dengan baik oleh konsumen lokal.
Rincian Harga Kemitraan Franchise Ai Cha
Investasi dalam dunia waralaba memerlukan perencanaan finansial yang matang agar operasional berjalan lancar tanpa kendala modal di tengah jalan. Untuk membuka satu unit gerai, biaya yang diperlukan bervariasi tergantung pada lokasi dan luas bangunan yang digunakan. Namun secara umum, terdapat standar biaya yang ditetapkan oleh manajemen untuk menjaga kualitas layanan di seluruh jaringan mereka.
Berdasarkan data terbaru tahun 2026, total investasi awal untuk franchise Ai Cha berkisar antara Rp250 juta hingga Rp350 juta. Angka tersebut biasanya sudah mencakup beberapa komponen penting sebagai berikut:
- Biaya Lisensi atau Franchise Fee: Biaya untuk penggunaan merek dalam jangka waktu tertentu.
- Peralatan Produksi: Mesin es krim berkualitas tinggi, mesin kopi, dan peralatan pendukung bar lainnya.
- Bahan Baku Awal: Stok bubuk minuman, sirup, topping, dan kemasan untuk memulai operasional bulan pertama.
- Sistem Kasir (POS): Perangkat lunak dan perangkat keras untuk pencatatan transaksi secara digital.
- Pelatihan Karyawan: Program training intensif agar staf mampu menyajikan produk sesuai standar operasional prosedur perusahaan.
Perlu dicatat bahwa estimasi biaya tersebut biasanya belum mencakup sewa ruko, renovasi interior, dan biaya perizinan usaha di domisili masing-masing. Oleh karena itu, Anda disarankan memiliki dana cadangan sekitar 15% dari total investasi untuk menutupi biaya-biaya tidak terduga selama proses persiapan pembukaan gerai franchise Ai Cha.
Persyaratan Lokasi dan Bangunan
Manajemen franchise Ai Cha memiliki kriteria khusus terkait lokasi demi memastikan bisnis Anda tetap kompetitif. Pihak pusat biasanya akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu sebelum menyetujui kontrak kerja sama. Berikut adalah beberapa syarat teknis yang perlu dipenuhi:
- Luas bangunan minimal sekitar 25 meter persegi dengan lebar depan minimal 3,8 meter.
- Pasokan listrik yang stabil dengan daya minimal 33.000 Watt untuk menunjang performa mesin es krim.
- Akses sumber air bersih yang lancar dan sistem pembuangan limbah yang memadai.
- Lokasi yang strategis seperti dekat pusat perbelanjaan, sekolah, kampus, atau area perkantoran yang padat aktivitas.
Analisis Estimasi Profit dan Masa Balik Modal

Pertanyaan yang paling sering muncul dari calon mitra adalah mengenai keuntungan bersih yang bisa didapatkan setiap bulannya. Secara historis, bisnis minuman seperti franchise Ai Cha memiliki margin keuntungan yang cukup tebal pada setiap produknya. Hal ini terjadi karena harga bahan baku cenderung rendah dibandingkan dengan harga jual produk ke konsumen.
Estimasi omzet bulanan sebuah gerai di lokasi yang strategis bisa mencapai angka Rp100 juta hingga Rp300 juta. Jika kita asumsikan margin laba bersih berada di angka 25% hingga 35%, maka Anda bisa mengantongi keuntungan bersih sekitar Rp30 juta hingga Rp90 juta per bulan. Dengan angka tersebut, masa balik modal atau Payback Period diprediksi terjadi dalam kurun waktu 10 hingga 18 bulan saja.
Tentu saja, angka ini sangat dipengaruhi oleh cara Anda mengelola operasional harian dan efisiensi tenaga kerja. Penggunaan sistem digital dalam manajemen stok juga sangat membantu untuk meminimalisir pemborosan bahan baku yang bisa menggerus keuntungan.
Mengapa Memilih Franchise Ai Cha di Tahun 2026?
Di tengah gempuran berbagai merek minuman kekinian, franchise Ai Cha tetap mampu mempertahankan eksistensinya. Salah satu alasan utamanya adalah kebijakan manajemen yang sering memberikan promo menarik bagi mitra baru. Misalnya, pada periode tertentu, mereka menawarkan pembebasan biaya royalti selama beberapa tahun pertama operasional. Hal ini tentu sangat membantu arus kas mitra yang baru saja memulai usaha.
Selain itu, dukungan pemasaran dari pusat sangatlah masif melalui berbagai platform media sosial. Anda tidak perlu pusing memikirkan strategi branding dari nol karena masyarakat sudah mengenal logo pinguin yang ikonik dari merek ini. Kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk yang konsisten menjadi modal berharga bagi setiap pemilik gerai franchise Ai Cha untuk meraup cuan secara berkelanjutan.
Langkah selanjutnya bagi Anda yang berminat adalah segera menghubungi tim kemitraan resmi melalui situs web atau kanal media sosial mereka. Pastikan Anda melakukan verifikasi data dan memahami setiap poin dalam kontrak kerja sama sebelum menyetorkan dana investasi. Mengingat slot lokasi di wilayah premium terbatas, kecepatan dalam mengambil keputusan menjadi faktor penentu kesuksesan Anda.
